DOMAIN ANDA AKAN BERAKHIR PADA TANGGAL 2012-02-08 00:00:00

SEGERA HUBUNGI SITEKNO UNTUK MELAKUKAN PERPANJANGAN DOMAIN [TUTUP]

Info Terbaru
Komentar Terbaru
Arsip

Berita Manca Negara

Herbal Asli Bali
image

Bali Padma Herbal

info@balipadmaherbal.com


Jl. P. Batam No.39 Pesiapan Tabanan, Telp: 03617917629
Kategori
Album


 GLOBAL FM STREAMING

Translator

T E M P U Y U N G Sonchus arvensis L.

 

KLASIFIKASI : Tempuyung disebut Sonchus arvensis L. termsuk ke dalam faili tumbuhan Compositae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah galibug, jombang, lempung, lempenas atau rayana.

SIFAT KIMIAWI : Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, a. l. : Alfa-lactucerol, betha-lactucerol, manitol, inositol, silica, kalium, flavonoid, taraksasterol, antrakinon, tanin, palifenol, kalsium, magnesium, natrium, inositol, dan asam fenolat.

EFEK FARMAKOLOGI : Dalam farmakologi Cina disebutkan bahwa tanaman obat ini memiliki sifat ;  rasa pahit, dingin. Menghilangkan panas dan racun, diuretic (peluruh kencing), penghancur batu saluran kemih dan batu empedu.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN : Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan seluruh tanaman.

UJI KLINIS / PRA KLINIS :

1.       Uji laboratorium terhadap tempuyung. Dua senyawa flavanoid tempuyung mampu bereaksi dengan batu ginjal berkalsium setelah dilakukan perendaman pada 37 ºC selama 4 jam. Kedua senyawa aktif tersebut mengarah pada apigenin 7-glukosida dan luteolin 7-glukosida. (P.7).

2.       Uji pra klinis efek diuretikum tempuyung, pada percobaan in vivo, infuse tempuyung menunjukkan efek menghambat batu kandung kemih buatan pada tikus, infuse tempuyung juga menunjukkan efek malerutkan kalsium oksalat, kolesterol, dan asam urat batu ginjal secara in vitro. Diduga mekanisme pelarutan batu ginjal disebabkan oleh pembentukan komplek antara flavonoid dengan kalsium batu ginjal. (P.7).

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANNYA

Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai Negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :

1.       Mastitis. 15 gr tempuyung digodok, minum.

2.       Bisul. Batang dan daun tempuyung dicuci bersih, lalu digiling halus dan diperas. Air perasannya dioleskan ke tempat yang sakit.

3.       Kandung kencing dan empedu berbatu. Daun 5 lembar dicuci lalu diasapkan sebentar, dimakan bersama makan nasi. Sehari 3 kali.

4.       Darah tinggi. Daun 5 lembar dicuci lalu diasapkan sebentar, dimakan sebagai celur / kuluban bersama makan nasi. Sehari 3 kali.

5.       Kencing batu. – 250 mg daun kering digodok dengan 250 cc air. Sehari 3 kali minum sampai sembuh.’

-          5 lembar daun tempuyung, 5 lembar daun alpukat, 5 lembar daun sawi tanah, 2 jari gula enau, dicuci bersih lalu digodok dengan 3 gelas air sampai tersisa 2¼ gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3 kali @ ¾ gelas.

-          5 lembar daun tempuyung, 6 buah jagung muda, 5 lembar daun ngioko dan 3 jari gula enau, dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya, digodok dengan air sampai tersisa 2¼ gelas. Diminum sehari 3 kali @ ¾ gelas.

 

CARA BUDIDAYA:  Perbanyakan tanaman menggunakan biji. Pemeliharaan tanaman ini mudah, seperti tanaman lain dibutuhkan cukup air dengan penyiraman atau menjaga kelembaban tanah dan pemupukan terutama pupuk dasar. Tanaman ini membuthkan cukup sinar matahari.

 

DAFTAR PUSTAKA

1.       Tanaman Berkhasiat Obat di Indonesia – Prof. H.M Hembing W, dkk, jld 2, P.Kartini, Jkt, 1995, hal 132.

2.       Trubus 92/02, trubus 94/08, EW 102, GK 30.

3.       Inventaris Tanaman Obat, DepKe, Dra. Sri Sugati S, DR Johnny Ria H, 1991, jld I, hal. 536.

4.       Medicinal Herbs in Indonesia, PT Eisai Indonesia, Jakarta, nomor 1783.

5.       Ramuan Tradisional Obat Darah Tinggi, Prof. H.M Hembing W&Dr. Setiawan D, Pen. Swadaya, Jkt, 1995.

6.       Warta Tumbuhan Obat Indonesia, POKJANASTOI, Puslitbang Farmasi, DepKes, Jkt, 1993, Vol. 2, No. 3.

7.       Acuan Sediaan Herbal, DitJen POM-DepKes RI, digandakan oleh PT. Indofarma, Jakarta, 2000, hal. 67.

8.       A Guide To Medicinal Plants, Singapore Science Centre, 1998, page 64.

 

 

Tue, 2 Mar 2010 @16:13


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 7+7+6

Copyright © 2012 Bali Padma Herbal · All Rights Reserved



RSS Feed