SEGERA HUBUNGI SITEKNO UNTUK MELAKUKAN PERPANJANGAN DOMAIN [TUTUP]
|
KLASIFIKASI : Sambung nyawa disebut Gynura procumbens Back termasuk ke dalam famili tumbuhan Compositae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah ngokilo. Nama asing ; she juan jao atau fujung jao.
SIFAT KIMIAWI : Tumbuhan ini sangat kaya dengan kandungan kimia, yang sudah diketahui a. l. : Alkoloida, saponin, flavonoida dan tanin.
EFEK FARMAKOLOGIS : dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat ; dingin, netral, anti neoplastik, anti piretik, hipotensif (menurunkan tekanan darah), anti kanker, hipoglikemik, diuretic.
BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN : Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan daun.
PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANNYA Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai Negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut : 1. Tekanan darah tinggi. Daun segar 4 – lembar (anak-anak 4, dewasa 7 lembar) dicuci lalu dimakan mentah (atau dijuice dan diminum, atau dikukus sebentar dan dimakan, atau ditumis sebentar dan dimakan). Sehari sekali. 2. Radang pita tenggorok, sinusitis. Daun segar 4 – lembar (anak-anak 4, dewasa 7 lembar) dicuci lalu dimakan mentah (atau dijuice dan diminum). Sehari sekali. 3. Tumor. Daun 3 lembar mentah dan segar dicuci bersih dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur setiap kali makan nasi (atau dijuice dan diminum). Pantangan ; ikan asin, cabai, tauge, sawi putih, kangkung, nanas, durian, lengkong, nangka, es, alcohol dan tape, limun dan vitzin. 4. Diabetes mellitus. Daun mentah segar 3 lembar dicuci lalu dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur setiap kali makan nasi (atau dijuice dan diminum). Pantangan ; makanan manis. 5. Lever. Daun mentah segar 3 lembar dicuci lalu dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur setiap kali makan nasi (atau dijuice). Pantangan ; makanan yang mengandung lemak. 6. Ambeien. Daun mentah segar 3 lembar dicuci lalu dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur setiap kali makan nasi (atau dijuice dan diminum). Pantangan ; daging kambing dan makanan/masakan pedas. 7. Kolesterol tinggi. Daun mentah segar 3 lembar dicuci lalu dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur setiap kali makan nasi (atau dijuice dan diminum). Pantangan ; makanan berlemak. 8. Maag. Daun mentah segar 3 lembar dicuci lalu dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur setiap kali makan nasi (atau dijuice dan diminum). Pantangan ; makanan yang pedas atau asam. 9. Kena bisa ulat dan semut hitam. Daun segar 1 lembar dogosokkan pada bagian tubuh yang gatal hingga daun tersebut mengeluarkan air dan hancur. Dilakukan 2 x setelah berselang 2 jam.
CARA BUDIDAYA: Perbanyakan tanaman menggunakan stek. Pemeliharaan tanaman ini mudah, seperti tanaman lain dibutuhkan cukup air dengan penyiraman atau menjaga kelembaban tanah dan pemupukan terutama pupuk dasar. Tanaman ini menghendaki tempat yang sedikit terlindung atau terbuka.
DAFTAR PUSTAKA 1. Tanaman Obat Tradisional 1, Thomas ANS, Penerbit kanisius, yogyakarta, 1995, hal. 120. 2. Ceramah Oleh Prof. H.M Hembing Wijayakusuma di Pameran Hortikultura, November 1996. 3. Inventaris Tanaman Obat, Dra. Sri Sugati Syamsuhidayat, DR Johnny Ria H, DepKes, 1991, Jld I, hal. 278. 4. Medicinal Herbs in Indonesia, PT Eisai Indonesia, Jakarta, 1995, nomor 1770. 5. Warta Tumbuhan Obat Indonesia, Jakarta, 2000, Vol. 6, No. 1.
|