SEGERA HUBUNGI SITEKNO UNTUK MELAKUKAN PERPANJANGAN DOMAIN [TUTUP]
PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANNYA
Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai Negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
1. Infeksi kandung kemih. (batu dalam kandung kemih) : 5 – 10 helai daun kumis kucing direbus dengan ½ gelas air dan minum 2 kali sehari.
2. Sakit kencing batu. 4 – 7 helai daun kumis kucing, 7 tanaman meniran, rebus dengan 2 gelas air hingga tinggal setengahnya, minum 3 kali sehari.
3. Batu kandung empedu. Segenggam daun kumis kucing, sejempol kunyit, 7 helai daun ungu, 2 siung bawang putih, digiling, ditambah sepotong kayumanis. Rebus dalam 1½ liter air hingga tinggal setengahnya. Minum air rebusan itu 2 kali sehari.
4. Encok, asam urat. 4 – 5 helai daun kumis kucing, 4 – 5 tanaman meniran, rebus dengan air bersih hingga tinggal setengah bagian. Minum beberapa kali sehari.
5. Menghilangkan panas dan lembab serta masuk angin. Untuk 1 s. d. 5, tanaman kumis kucing sebanyak 30 - 60 gr (kering) atau 90 - 120 gr (basah) direbus dan minum, atau daun basah/kering diseduh sebagai teh.
6. Bengkak kandung kemih. Kumis kucing, Plonto asiatica (daun urat) dan Hedyotis diffusa (rumput lidah ular) semuanya direbus, airnya diminum.
7. Infeksi saluran kencing, serta kencing seikit-sedikit (anyang-anyangan). Kumis kucing, meniran (Phyllanthus urinaria), Commelina communis, masing-masing 30 gr, direbus.
8. Keputihan. Daun kumis kucing dan beluntas masing-masing 1 genggam, jintan hitam 1 sendok teh, dan kemukus 10 biji, direbus, dan minum 2 kali sehari.
CARA BUDIDAYA: Perbanyakan tanaman menggunakan stek batang atau stump. Stek digunakan batang tanaman yang berkayu sepanjang 15 – 25 cm atau sekurangnya punya 3 mata tunas. Sedangkan stump diperoleh dengan mencabut tumbuhan liar dan dipindahkan ke tempat budidaya. Penanaman stek dengan membuang daun yang ada dan memasukkan ⅓ tanaman ke dalam tanah.
DAFTAR PUSTAKA
1. Tanaman Berkhasiat Obat di Indonesia – Prof. Hembing W, dkk, jld 1, Pustaka Kartini, Jkt, 1995.
2. Budidaya Tanaman Obat Berkhasiat, G. Kertasapoetra, Penerbit Rineka Cipta, Jakarta, 1992.
3. Pemanfaatan Tanaman Obat Untuk Kesehatan Keluarga-Pedoman Kader, Djoko Hargono Drs, dkk, DepKes, Dirjen, Pembinaan Kesehatan Masyarakat, Jakarta, 1991.
4. Kumis Kucing, Ir. Rahmat Rukmana, Penerbit Kanisius, Yogyakarta, 1995.
5. Obat Asli Indonesia, Dr. A. Seno Sastroamidjojo, Penerbit Dian Rakyat, Jakarta, 1988.
6. Ensiklopedi Tumbuh-tumbuhan, Samsoeri Effendi, Penerbit Karya Anda, Surabaya, 1982.
7. Inventaris Tanaman Obat, DepKes, Dra. Sri Sugati S, DR Johnny Ria H, 1991,Jilid I, hal. 424.
8. Medicinal Herbs in Indonesia, PT Eisai Indonesia, Jakarta, 1995, nomor tanaman 2005.
9. Principles and Practice of Phytotherapy, Modern Herbal Medicine, Mills Simon and Bone Kerry, Churchill Livingstone Publishers, 2000, hal. 220.
Acuan Sediaan Herbal, DitJen POM – DepKes RI, digandakan oleh ;PT. Indofarma, Jakarta, 2000, hal. 70.