|
KLASIFIKASI : Keji beling disebut Strobilanthes crispus Bl. atau Sericocalic crispus (L.) Bremek termasuk ke dalam famili tumbuhan Acanthaceae. tanaman ini dikenal dengan nama daerah daun pincah beling, enyoh kelo, ngokilo, sedangkan nama asingnya Fenugreek.
SIFAT KIMIAWI : Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, a. l. : Kalium dengan kadar tinggi. Asam silikat, natrium, kalsium, dan beberapa senyawaan lain.
EFEK FARMAKOLOGIS : Tanaman ini bersifat peluruh kencing dan pencahar. BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN : Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan daun.
PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANNYA Berdasarkan berbagai literature yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai Negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut : 1. Kencing kurang lancar. Daun segar 25 gr dicuci bersih lalu direbus dengan 2 gelas air bersih selama 15 menit. Setelah dingin disaring lalu diminum sekaligus. Lakukan pada pagi atau siang hari. 2. Batu kandung kencing. 1 genggam daun keji beling dan 4 tongkol jagung muda dicuci, lalu direbus dengan 2 liter air bersih sampai tersisa 1 liter. Setelah dingin, disaring, lalu diminum. Lakukan pagi dan sore, masing-masing ½ gelas. 3. Batu kandung empedu. Daun keji beling segar 5 lembar, daun ungu segar 7 lembar, dicuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Minum seperti teh. 4. Batu ginjal. a. Daun keji beling 50 gr, meniran segar 7 batang, daun ungu 7 lembar, dicuci lalu direbus dengan 4 gelas air sampai menjadi 2 gelas dinginkan, saring, minum 3 kali ⅔ gelas perhari. b. Daun keji beling dengan daun tempuyung yang segar masing-masing 5 lembar, tongkol jagung sebanyak enam buah dicuci lalu direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 2¼ gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum, habis dalam sehari. Lakukan setiap hari sampai rasa sakit menghilang. 5. Sembelit. Ambil ½ genggam daun keji beling segar, cuci bersih lalu direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum. 6. Wasir. Daun segar 20 – 50 gr, direbus dengan 6 gelas air sampai menjadi 3 gelas, dinginkan, saring. Minum 3 kali 1 gelas perhari. 7. Kencing manis. Daun segar 20 – 50 gr, direbus dengan 6 gelas air sampai menjadi 3 gelas, dinginkan, saring. Minum 3 kali 1 gelas perhari. Catatan : Sudah dibuat obat paten yaitu Batugin elixir, Nephrolit capsul, Capsul keji beling.
CARA BUDIDAYA: Perbanyakan tanaman menggunakan stek. Pemeliharaan tanaman ini mudah, seperti tanaman lain dibutuhkan cukup air dengan penyiraman atau menjaga kelembaban tanah dan pemupukan terutama pupuk dasar.
DAFTAR PUSTAKA 1. Tanaman Berkhasiat Obat di Indonesia – Prof. H.M.Hembing W, dkk, P. Kartini, Jkt, 1995, hal. 71. 2. Inventaris Tanaman Obat, Dra. Sri Sugati S, DR Johnny Ria H, DepKes, 1991,Jilid I, hal. 550. 3. Medicinal Herbs in Indonesia, PT Eisai Indonesia, Jakarta, 1995, nomor tanaman 1933. 4. Obat Asli Indonesia, Dr. A. Seno Sastroamidjojo, PT. Dian Rakyat, Jakarta, 1988 hal. 272. 5. Petunjuk Lengkap Tanaman Berkhasiat Obat di Indonesia, J. Kloppenburg – Versteegh dkk, CD R. S. Bethesda, Yogyakarta, 1983, jilid 1, halaman 86.
|